Ibu …

Ohh … Ibu …

Oleh: UstadzahUmmiHilya, EndangSulistiyowati

Menjadi ibu konon adalah pekerjaan terberat. Begitu seseorang menjadi ibu, ia harus siap mendedikasikan seluruh waktunya, 24 jam sehari. Tanpa libur, tanpa cuti. Butuh kesabaran tak terbatas, pengorbanan diri yang utuh, tanggung jawab yang besar, serta rangkaian proses belajar yang panjang.

Menyandang  peran ibu mungkin membuat sebagian wanita terkaget-kaget. Tak pernah dipelajari secara prakitaek sebelumnya  dan tak ada juklak maupun juknisnya. Meski naluriah tapi kadang tak semua orang terasah.

Pekerjaan sebagai ibu tidak memberi pilihan untukuk  berhenti maupun mundur,disandang sepanjang hayat. Peran ibu dalam rumah tangga begitu menentukan. Di dalamhadits Bukhori dinyatakan bahwa Nabi SAWpernah bersabda, “Wanita adalah pemimpin di rumah suaminya dan ia akan ditanyai tentang kepemimpinannya”. Beberapa peran mau tak mau harus dikuasai dan dijalankan. Karenanya Allah membekali ibu dengan kemampuan multitasking. Mulai dari manager keuangan, ahli gizi, ahli kesehatan, guru, psikolog dll.

Bolehlahbertanya, ibumu sarjana apa ?

Kalau ibuku punya gelar MSi: Master Segala ilmu.

Tak terbayang bukan, menjadi ibu yang baik itu harus banyak belajar& terus belajar. Long life education.

  1. Ibu harus belajar akuntansi, agar bisa mengurus pendapatan keluarga dan mengelolanya untuk kebutuhan RT, tabungan serta menata pemasukan &pengeluaran yang seimbang.
  2. Ibu harus belajar tata boga, chef, atau perhotelan,belajar mengatur masakan keluarga dengan kreatif supaya tidak bosan.
  3. Ibu harus belajar keguruan.Ia harus menguasai ilmu yang diajarkan di sekolah dasar agar bisa mengajari anaknya bila kesulitan dengan PR nya.
  4. Ibu harus belajar agama,karena ibu lah yang pertama kali mengenalkan anak pada Allah,membangun akhlak yang luhur serta iman yang kokoh.
  5. Ibu harus belajar ilmu gizi, agar bisa menyiapkan makanan bergizi bagi keluargasetiap hari.
  6. Ibu harus belajar farmasi, agar dapat memberi pertolongan pertamapada keluarga yang sakitsertamenyediakan obat2an ketika dalamkeadaan darurat.
  7. Ibu harus belajar keperawatan, karena beliaulah yang merawat anak/suami ketika sakit. Yang menyeka tubuhnya ketika tidak diperbolehkan mandi,mengganti kompres.
    Ibu adalah perawat yang handal.
  8. Ibu harus belajar ilmu kesehatan, agar bisa menjaga asupan makanan dan kebersihan juga melindungi anggota keluarga dari gigitan nyamuk.
  9. Ibu harus belajar psikologi, agar dapat berkomunikasi dengan baik menghadapi anak2 di setiap jenjang usia dan sebagai teman curhat suami yang terbaik ketika suami alami masalah.

Seandainya ibu harus kuliah dulu butuh berapa lama?

Bisa jadi lebih dari 9 jurusan diatas.Luar biasa seorang ibu, dengan multi talentanya, kesabarannya merawat,mendidik & menemani anak2.

Lantas sudahkah kita memberikan yang terbaik untuk ibu kita…

“Seorang ibu bisa merawat 10 anak, namun 10 anak belum tentu bisa merawat ibunya“

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *