Menunjuki Kepada Kebaikan

“Dan dia tidak mau menghasung (orang lain) untuk memberi makan kepada orang miskin” (QS Al-Ma’un: 3)
Sifat tersebut disebutkan oleh Allah dalam bagian dari sifat orang-orang yang mendustakan terhadap adanya pembalasan amal. Menunjukkan bahwa, sifat egois dan tidak peduli terhadap kondisi orang lain itu adalah sifat tercela.
Bila kita melihat kesempatan amal shalih, namun kita belum mampu mengambilnya, maka tunjukkan kesempatan tersebut kepada orang lain.
Bila kita mendapati ada orang yang butuh bantuan, namun kita tidak mampu membantunya, maka tunjukkan keadaan tersebut kepada seseorang yang kita perkirakan berkelonggaran untuk membantu.
SANGAT UTAMA BILA KITA MAMPU MELAKUKAN KEBAIKAN ITU LEBIH DULU DARI YANG LAINNYA.
Namun, bila kita tidak mampu, maka dengan menunjuki orang lain untuk melakukan suatu kebaikan, ternyata diberi penghargaan besar berupa memperoleh pahala seperti orang yang melakukan kebaikan tersebut.
Mari Peduli dalam rangka RAIH PAHALA sebagai PERANTARA KEBAIKAN

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *