Mukhtashar Daurah Ilmu Qiro`at


Mukhtashar Daurah Ilmu Qiro`at

Bersama: Abu Zaidan

Fadilah Ilmu Qiro`at.

خيرُكم من تعلَّمَ القرآنَ وعلَّمَه.
أبو داود (ت ٢٧٥)، سنن أبي داود ١٤٥٢

Artinya: Orang terbaik adalah orang yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya. HR Abu Dawud (1452) Sohih.

Sejarah Ilmu Qira`at
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam meminta Jibril agar dibolehkan untuk membacakan Al-Quran kepada umat beliau dengan 7 huruf (logat), maka Alloh izinkan.

عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ عِنْدَ أَضَاةِ بَنِي غِفَارٍ قَالَ فَأَتَاهُ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكَ أَنْ تَقْرَأَ أُمَّتُكَ الْقُرْآنَ عَلَى حَرْفٍ فَقَالَ أَسْأَلُ اللَّهَ مُعَافَاتَهُ وَمَغْفِرَتَهُ وَإِنَّ أُمَّتِي لَا تُطِيقُ ذَلِكَ ثُمَّ أَتَاهُ الثَّانِيَةَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكَ أَنْ تَقْرَأَ أُمَّتُكَ الْقُرْآنَ عَلَى حَرْفَيْنِ فَقَالَ أَسْأَلُ اللَّهَ مُعَافَاتَهُ وَمَغْفِرَتَهُ وَإِنَّ أُمَّتِي لَا تُطِيقُ ذَلِكَ ثُمَّ جَاءَهُ الثَّالِثَةَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكَ أَنْ تَقْرَأَ أُمَّتُكَ الْقُرْآنَ عَلَى ثَلَاثَةِ أَحْرُفٍ فَقَالَ أَسْأَلُ اللَّهَ مُعَافَاتَهُ وَمَغْفِرَتَهُ وَإِنَّ أُمَّتِي لَا تُطِيقُ ذَلِكَ ثُمَّ جَاءَهُ الرَّابِعَةَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكَ أَنْ تَقْرَأَ أُمَّتُكَ الْقُرْآنَ عَلَى سَبْعَةِ أَحْرُفٍ فَأَيُّمَا حَرْفٍ قَرَءُوا عَلَيْهِ فَقَدْ أَصَابُوا و حَدَّثَنَاه عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُعَاذٍ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا شُعْبَةُ بِهَذَا الْإِسْنَادِ مِثْلَ

Artinya: Dari Ubay bin Ka’ab: Jibril mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang sedang berada di kolam air Bani Ghifar. Kemudian beliau didatangi Jibril ‘Alaihis salam seraya berkata, “Sesungguhnya Allah memerintahkanmu untuk membacakan Al Qur`an kepada umatmu dengan satu huruf (lahjah bacaan).” Beliau pun bersabda: “Saya memohon kasih sayang dan ampunan-Nya, sesungguhnya umatku tidak akan mampu akan hal itu.” kemudian Jibril datang untuk kedua kalinya dan berkata, “Sesungguhnya Allah memerintahkanmu untuk membacakan Al Qur`an kepada umatmu dengan dua huruf.” Beliau pun bersabda: “Saya memohon kasih sayang dan ampunan-Nya, sesungguhnya umatku tidak akan mampu akan hal itu.” Lalu Jibril mendatanginya untuk ketiga kalinya seraya berkata, “Sesungguhnya Allah memerintahkanmu untuk membacakan Al Qur`an kepada umatmu dengan tiga huruf.” Beliau bersabda “Saya memohon kasih sayang dan ampunan-Nya, sesungguhnya umatku tidak akan mampu akan hal itu.” Kemudian Jibril datang untuk yang keempat kalinya dan berkata, “Sesungguhnya Allah memerintahkanmu untuk membacakan Al Qur`an kepada umatmu dengan tujuh huruf. Dengan huruf yang manapun yang mereka gunakan untuk membaca, maka bacaan mereka benar.” Dan telah menceritakannya kepada kami [Ubaidullah bin Mu’adz] telah menceritakan kepada kami [bapakku] telah menceritakan kepada kami [Syu’bah] dengan isnad ini semisalnya. HR Muslim

Fadhilah Ilmu Qira`at 

شرف العلم بشرف المعلوم

Artinya: Kemuliaan ilmu itu tergantung dengan apa yang dipelajari

keterangan: Fadhilah mempelajari Ilmu Qira`at itu sangat besar karena yang dipelajari dalam ilmu ini adalah Al-Quran.

3 Qurro`, Rowi, Thoriq
Ada 10 qiroat.
Tiap qiroah Ada 2 rawi.
Di bawahnya Ada thoriq (jalur) lagi
Adapun 10 qurra’ tersebut adalah:
1. Ibnu Katsir
2. Nafi’
3. Abu Ja’far
4. ‘Ashim
5. Al-Kisa`i
6. Hamzah
7. Abu Amr
8. Ya’qub
9. Ibnu Amir
10. Khalaf

Perbedaan antara Tajwid dan Qira`at
Tajwid adalah membaca Al-Quran dengan benar.
Qira’at adalah membaca Al-Quran dengan variasi bacaan.

Hukum mencampur bacaan Al-Quran dengan beberapa Varian Bacaan
Boleh mencampurkan 2 qiro`at jika tidak merusak makna/ susunan. (Ibnu Jazari)

Cirebon 17 Agustus 2023 / 1445.

Yutub:
https://youtube.com/@pkhpusatkajihadits3359

Tinggalkan komentar