Rekaman Orasi juru bicara Al-Qassam hari ke 65


Bismillahirrahmanirrahim

{ قُلۡ هَلۡ تَرَبَّصُونَ بِنَاۤ إِلَّاۤ إِحۡدَى ٱلۡحُسۡنَیَیۡنِۖ وَنَحۡنُ نَتَرَبَّصُ بِكُمۡ أَن یُصِیبَكُمُ ٱللَّهُ بِعَذَابࣲ مِّنۡ عِندِهِۦۤ أَوۡ بِأَیۡدِینَاۖ فَتَرَبَّصُوۤا۟ إِنَّا مَعَكُم مُّتَرَبِّصُونَ }

Artinya:

Katakanlah (Muhammad), “Tidak ada yang kamu tunggu-tunggu bagi kami, kecuali salah satu dari dua kebaikan (menang atau mati syahid). Dan kami menunggu-nunggu bagi kamu bahwa Allah akan menimpakan azab kepadamu dari sisi-Nya, atau (azab) melalui tangan kami. Maka tunggulah, sesungguhnya kami menunggu (pula) bersamamu.”

Alhamdulillahi rabbil Alamin, Dzat yang telah menetapkan kemuliaan dan kemenangan untuk diri-Nya , untuk Rasul-Nya dan untuk orang-orang beriman. Dan Dia pulalah yang telah menetapkan kehinaan dan penghinaan untuk orang-orang yang berdosa dan sombong.

Shalawat dan Salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi kita, seorang mujahid dan wafat dalam keadaan syahid dan kepada keluarga, para sahabatnya serta siapa saja yang berjihad sesuai dengan jihad beliau, wa ba’du:

Wahai putra-putra kaum Mujahidin yang hebat. Wahai bangsa Arab dan Umat Islam secara umum. Wahai orang-orang yang Merdeka di seluruh dunia.

Assalamu Alaikum wa Rahmatullah wa Barakatuh

Setelah 60 hari dari awal medan ‘Thaufanul Aqsha’ tanggal 07 oktober. Setelah pertempuran baru sejak berakhirnya gencatan senjata sementara, sepuluh hari yang lalu, Dimana sekelompok tahanan dan tawanan yang berada di kekuasaan kami dipertukarkan sebagai imbalan atas pembebasan ratusan tahanan anak-anak, baik laki-laki maupun Perempuan dari penjara penjajah. Permusuhan Zionis Nazi yang penuh dengan kebencian terus melanjutkan agresi militernya terhadap rakyat kami sebagai balas dendam yang membuta kepada warga sipil, terutama anak-anak dan Wanita dan menghancurkan infrastruktur, perumahan, rumah sakit dan institusi sipil dalam kejahatan perang yang sangat mengerikan dan biadab. Inilah satu-satu capaian yang terus dinyanyikan oleh para komandan militer penjajah dan pasukanya yang pengecut.

Sebaliknya, kami mengumumkan degan pertolongan Allah, dalam sepuluh hari setelah kembalinya agresi militer dan dimulainya pertempuran, Mujahidin mampu menghadapi pasukan musuh yang ditempatkan di perbatasan sebelum berakhirnya gencatan senjata sementara atau kekuatan-kekuatan yang merambah di medan front yang baru di utara, Tengah dan Selatan jalur Gaza, dari Bait Hanoun hingga Khan Younis. Setelah para mujahidin kami mendekati pasukan yang ditempatkan yang posisinya dibentengi dengan perlindungan udara dan darat yang kuat; Mujahidin berhasil dengan karunia Allah menghancurkan dengan kehancuran total atau Sebagian lebih dari 180 kendaraan militer selama 10 hari ini, persis sesuai dengan apa yang kami dokumentasikan sampai saat ini. Kendaraan militer berupa kedaraan pengangkut tantara, tank dan bulldozer di daerah Al-Shujaia, Al-Zaitoun, Al-Tawam dan Sheikh Ridwan, kamp Jabalia, Beit Lahia dan Beit Hanoun, di utara jalur Gaza, di wilayah timur depan Deir Al-balah di jalur Gaza bagian Tengah, timur dan utara Khan Yunis, wilayah Gaza bagian utara.

Mujahidin berhasil dengan karunia Allah menghancurkan dengan kehancuran total atau Sebagian lebih dari 180 kendaraan militer selama 10 hari ini, persis sesuai dengan apa yang kami dokumentasikan sampai saat ini

Mujahidin telah menyerang semua kendaraan-kendaraan militer zionis ini dengan rudal anti tank, Al-Yasin 105, rudal- rudal lainya dengan aksi gerilya.

Mujahidin juga mampu dengan pertolongan Allah dan Taufiq-Nya melaksanakan sejumlah operasi besar berkualitas melawan kekuatan invasi militer Nazi ini yang berada di luar kendaraan militer yang bermacam-macam diantaranya: pasukan penyerang yang bersembunyi di dalam Gedung dengan rudal anti benteng dan anti personil dan menyebarkan berbagai jebakan untuk pasukan infanteri dan menyerangnya dengan bom anti personal dan meledakkanya dari jarak 0 dengan senapan mesin dan melakukan puluhan operasi menembak jarak jauh, meledakkan ladang ranjau dan lainya.

Fakta ini menyebabkan bencana yang telah disiapkan sebelumnya di zona pertempuran yang bevariasi, intensitas yang diikuti dan jumlah pasukan yang berpartisipasi dalam serangan tersebut.

Operasi dan jebakan ini dipastikan dapat menghasilkan banyak kematian dan cedera di barisan musuh. Mujahdin Kembali ke markas mereka dengan selamat berkat perlindungan Ar-Rahman.

Kami berada di brigade Izzuddin Al-Qassam besama-sama kita akan terus menghadapi agre. si militer Nazi-Zionis. Pada hari ke 65 sejak dimulainya serangan kami akan memastikan hal-hal berikut ini:

Pertama, kami menegaskan Kembali bahwa apa yang dicapai oleh agresi militer darat zionis adalah kehancuran dan pembunuhan tanpa pandang bulu. Musuh telah gagal dan senantias mengalami kegagalan, kebingungan dan kekecewaan di wilayah utara dan Selatan jalur Gaza. Dan akan semakin gagal dan terus gagal. Tiap kali melanjutkan perlawanan dan pindah-pindah medan pertempuran di area jalur Gaza ini dan semakin lama perang bar-barnya berlanjut, semakin rumit pula kekecewaan mereka dan kekalahanya menjadi semakin besar lagi dengan kekuatan Allah dan dengan perantara kami. Ketabahan mujahidin di medan pertempuran dan serangan mereka sehingga menjadikan musuh menanggung kerugian yang besar akan terus berlanjut setiap saat dengan pertolongan Allah ta’ala.

Kedua,  gencatan senjata sementara yang lalu telah membuktikan ketulusan dan keakuratan apa yang telah kami umumkan sejak awal pertempuran ini. Adapun sebaiknya, para pemimpin musuh, juru bicara miiter dan politisi telah berbohong. Gencatan senjata telah dikonfirmasikan bahwa bahwa tidak ada satupun tawanan musuh tidak dan tidak akan dibebaskan kecuali melalui pertukaran bersyarat yang telah kami umumkan sejak awal pertempuran. Sebagaimana telah terbukti dan disaksikan musuh dan mediator yang memediasi pertukaran tawanan tentang kredibilitas dari apa yang telah kami lakukan tentang perlakuan baik yang diterima oleh para tawanan musuh berbeda dengan perlakuan criminal penjajah yang berlaku sadis dan biadab terhadap tawanan kita  yang mencerminkan kekalahan dan kerendahan diri mereka.

Rekaman suara atas nama Al-Qassam

Ma’rakah Thoufan Aqsha, 10 Desember 2023

Tinggalkan komentar