Sebuah Identitas Muslim yang Terabaikan

Rubrik : Tazkiyyah

Oleh    : Abdullah Je. (27019)

Pakaian

Sebuah Identitas Muslim yang Terabaikan

Sudah banyak santri yang kehilangan identitasnya sebagai seorang muslim berilmu. Mungkin mereka tidak kehilangan jati diri mereka seutuhnya. Tapi penampilan yang mereka tampakkan menggambarkan demikian. Apakah mereka tak pernah diberitahu? Apakah mereka tak pernah diingatkan? Sebenarnya bukan tak pernah diberitahu dan diperingatkan. Hanya saja, sekali mereka diberi tahu, dua kali mereka menyangkal. Dua kali mereka diingatkan, tiga kali mereka tak mau tahu.

Baiklah kalau begitu, sekarang jangan ingatkan mereka kalau sebenarnya baju yang mereka kenakan itu menggambarkan identitas mereka. Biarkan mereka berpenampilan semau mereka. Toh, ketika mereka diperlakukan seperti orang tak berilmu, juga mereka sendiri yang akan merasakan. Ya, semoga saja mereka tak diperlakukan seperti orang-orang kafir karena mereka mengenakan pakaian dengan gaya orang khas kafir.

Jangan beritahu mereka juga kalau sebenarnya ketika mereka mengenakan baju-baju bermode Barat, para musuh Islam akan bersorak ria. Bagaimana mereka tak bergembira? Para musuh Islam itu sudah berhasil menyusupkan simbol-simbol satanic dan kekafiran ke baju para pemuda Islam. Mungkin mereka sekarang tak sadar, tapi kita tunggu saja pemikiran-pemikiran satanic apa yang akan muncul dari benak mereka beberapa tahun lagi. Jangan tinggalkan pula episode yang akan memperlihatkan bahwa para pemuda itu benar-benar rusak karena alam bawah sadar mereka sudah termasuki oleh simbol-simbol satanic dan kekafiran.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *