Tabligh Akbar bersama KH. Mudzakir di MBS Mamuju, Sulawesi Barat

Pondok Pesantren Modern Tahfidzul Quran MBS At-Tanwir Mamuju, Sulawesi Barat menyelenggarakan Tabligh Akbar dengan tema ‘Tarhib Ramadhan 1445 H’ bersama Al-Ustadz KH. Mudzakir, beliau adalah Pengasuh Ma’had Al-Islam Surakarta.

Acara yang belangsung pada hari Rabu, tanggal 6 Maret 2024, dimulai jam 08.00 sampai selesai WITA (Waktu Indonesia Timur) bertempatkan di Aula MBS At-Tanwir Mamuju. +

Alhamdulillah acara ini berlangsung dengan khidmat dengan durasi waktu kurang lebih 1 jam.

Untuk menyimak kajian Tabligh Akbar dengan lengkap silakan tekan tautan berikut ini:

https://www.facebook.com/share/v/PHgfMptN3dKhHv7X/?mibextid=w8EBqM

Berikut Dokumentasi Kunjungan Al-Ustadz KH. Mudzakir ke MBS At-Tanwir, Mamuju, Sulawesi Barat

Gambar: KH. Mudzakir bersama santri MBS At-Tanwir, Mamuju, Sulawesi Barat

Gambar: Al-Ustadz KH. Mudzakir bersama pengasuh MBS At-Tanwir, Mamuju beserta asatidz lainya

Launching Pengajian Juma’at Berkah dan Dirangkaikan dengan Sedekah Jum’at

Pondok Pesantren Modern Tahfidzul Qur’an MBS At-Tanwir Mamuju menggelar launching Pengajian Jumat dan dirangkaikan dengan sedekah Jum’at. Kegiatan ini akan dilaksanakan rutin setiap bulan sekali. Dalam kegiatan tersebut akan ada pengajian akbar yang diisi oleh penceramah dan Ulama yang diundang kemudian setelah itu pondok akan memberikan santunan kepada warga atau masyarakat sekitar yang membutuhkan. kegiatan Lauching ini diresmikan oleh KH. Mudzakkir dan didampingi oleh kiayi Wahyun Mawardi selaku Mudir MBS At-Tanwir, Mamuju.

Pengajian Khusus Pembina dan Guru

Dalam salah satu materi yang disampaikan oleh KH. Mudzakkir tentang pendidikan anak, beliau menyampaikan bahwa tidak ada anak/santri bodoh atau nakal. Beliau menyampaikan, “Hidup ini sebenarnya hanya saling melengkapi, semuanya mempunyai fungsinya masing-masing. Jadi tidak ada itu namanya santri bodoh atau nakal selama kita selalu bersabar dalam menghadapinya. Kunci keberhasilan terbesar bagi anak-anak kita itu adalah doa dari kedua orangtuanya, jadi antara pengasuh, pembina, guru-guru dan orang tua harus bekerja sama dalam menuntun jalan keberhasilan anak-anak kita.”

Tinggalkan komentar