Tiga Pesan Abu Ubaidah (Jubir Al-Qassam) terbaru!!


Mukaddimah

Bismillahirrahmanirrahim

ِذۡ یُوحِی رَبُّكَ إِلَى ٱلۡمَلَـٰۤىِٕكَةِ أَنِّی مَعَكُمۡ فَثَبِّتُوا۟ ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ۚ سَأُلۡقِی فِی قُلُوبِ ٱلَّذِینَ كَفَرُوا۟ ٱلرُّعۡبَ فَٱضۡرِبُوا۟ فَوۡقَ ٱلۡأَعۡنَاقِ وَٱضۡرِبُوا۟ مِنۡهُمۡ كُلَّ بَنَانࣲ

Artinya:

(Ingatlah), ketika Pemeliharamu mewahyukan kepada para malaikat, “Sesungguhnya Aku bersama kalian, maka teguhkanlah (pendirian) orang-orang beriman.” Aku akan berikan rasa takut (gentar) ke dalam hati orang-orang kafir, maka pukullah di atas leher dan pukullah tiap-tiap ujung jari. (Al-Anfal 12)

Alahamdulillah, Dzat yang telah menetapkan kemuliaan dan kemenangan untuk orang-orang beriman dan Dzat yang telah menetapkan kehinaan dan kerendahan untuk orang-orang yang berbuat melampaui batas.

Wash Sholatu was Salamu Ala Nabiyyina Al-Mujahid Asy-Syahid wa ala aalihi wa shahbihi wa man jaahada jihadahu, wa ba’du:

Wahai putra bangsa kami, para pejuang yang hebat.

Wahai para Mujahidin, pejuang rakyat dan bangsa kami.

Wahai Umat kami dan seluruh orang-orang merdeka di seluruh dunia.

Assalamu Alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh

76 hari telah berlalu, sejak dimulainya pertempuran Thoufanul Aqsha (Banjir Aqsha) dan sejak agresi biadab zionis terhadap rakyat kami di jalur Gaza. Musuh masih melakukan kejahatan perang yang Namanya akan terus tercatat di dalam Sejarah kejahatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

Para Mujahidin masih bertahan di medan pertempuran, bersiaga menghadapi dan melawan serangan musuh yang bergemetaran. Mujahidin berhasil membuat musuhtertimpa kerugian yang sangat besar, berupa para tentara, perwira, dan peralatan tempur dan berhasil pula melumuhkan entitas musuh meskipun mereka memiliki persenjataan yang sangat besar dan meskipun mereka medapatkan dukungan militer yang kuat. Faktanya, hal tersebut hanya menunjukkan kelemahan entitas ini saja yang tergantung pada aliansi yang zalim, tali – tali yang salling menghubungkan mereka akan terputus darinya, cepat atau lambat.

Sesungguhnya mujahidin yang berada di daratan terus menghancurkan dan menargetkan kendaraan musuh dengan segala jenis senjata yang tersedia dan menempatkan para tantara musuh dalam perangkap dan jebakan yang mematikan dan mengejar pasukan mereka yang berada di luar kendaraan tempur mereka dan di dalam bangunan tempat mereka bersembunyi yang menyebabkan puluhan tantara musuh tewas dan ratusan lainya terluka dan terdampak lainya dengan kerugian yang terus meningkat hampir tanpa henti sepanjang waktu dan kerugian tersebut akan terus bertambah bi idznillah selama agresi tersebut tetap berlanjut.

Capaian Mujahidin

Jumlah kendaraan yang berhasil dihancurkan oleh Mujahidin selama sepekan terakhir mencapai puluhan kendaraan yang telah kami umumkan. 

Adapun total keseluruhan kendaraan militer yang telah kami targetkan sejak dimulainya agresi darat mencapai 720 kendaraan, di antaranya: mobil pengangkut pasukan, tank, buldoser, kendaraan angkut, dan truk militer.

Dan hasil serangan ini bervariasi antara hancur total atau rusak sebagian. Lokasi penargetan ini tersebar di seluruh pos-pos serangan zionis, dari Bait Hanoun di utara ja;ur Gaza dan Khan Younis di selatan.

Sebagaimana Mujahidin, bi fadhlillahi ta’ala, selama sepekan terakhir berhasil melakukan lebih dari 15 operasi penembakan jitu dan lebih dari 12 bentrokan face to face dengan senapan mesin, senjata menengah dan granat tangan. Mujahidin dalam berbagai pertempuran di semua titik menggunakan alat peledak, anti personal, alat aksi gerilya dan segala jenis alat anti lapis baja untuk menyerang benteng, perorangan dan kendaraan.

Wahai putra bangsa kami, dan seluruh orang Merdeka di seluruh dunia.

Kami, dari Brigade Al-Qassam, setelah 11 pekan menghadapi serangan agresi biadab Nazi, kami menegaskan hal berikut ini:

Fakta kelakuan Zionis dalam menutupi kekalahan

Pertama, Apa yang sedang dilakukan pasukan musuh saat ini di medan perang hanyalah mencari gambaran kemenangan dan capaian. Terkadang mereka mengumumkan bahwa mereka berhasil membunuh komandan pasukan lapangan dan menargetkan mujahidin di medan tempur. Terkadang mereka merasa bangga dengan merayakan bahwa mereka berhasil menemukan terowongan tua yang sudah tidak difungsikan. Atau mengumumkan bahwa mereka berhasil meledakkan peluncur rudal yang sudah selesai digunakan dan sudah kadaluarsa (expired), menyita pangkalan militer, kantor-kantor dan perumahan kosong yang sebelumnya dibom bahan peledak. Terkadang mereka menampilkan aksi penghancuran dan pembunuhan secara membabi-buta sebagai wujud atas kegagalan dan kerugian yang besar.

Musuh yang sombong ini belum pernah belajar dari pengalaman Sejarah -walau hanya satu pelajaran-, bahwa para pemimpin dan ribuan mujahidin dari bangsa kami telah terbunuh, maka tetesan darah mereka menumbuhkan kemengangan dan arwah mereka telah mewarisakan kekuatan dan perlawanan kita. Sungguh, musuh sebelum mereka telah melakukan penghancuran, pengrusakan, pembunuhan, pengusiran dan telah melakukan pembantaian berdarah sepanjang sejarah kelam mereka. Rakyat kita tidak punya pilihan selain melakukan pembalasan dan musuh harus membayar atas kejahatan dan pembantaian yang mereka telah lakukan.

Musuh masih saja terus mengulangi kebodohan dan kesalahan dalam sejarahnya. Seperti penjajah-penjajah lainya, mereka tidak faham realitas Masyarakat kita dan tidak mengetahui budaya dan peradabannya. Mereka tidak memahami keinginan Masyarakat Merdeka yang terus berusaha untuk memerdekakan diri dari belenggu penajajahan.

Perlawanan tidak akan bisa dikalahkan

Kedua, Tujuan musuh untuk mengalahkan perlawanan (Mujahidin) adalah suatu yang pasti gagal. Hal ini sudah menjadi fakta yang tak terbantahkan. Adapun masalah pengembalian tawanan, sungguh operasi musuh telah gagal sebagaimana yang telah kami umumkan sejak hari pertama dimulainya perang. Karena satu-satunya jalan keluar untuk menyelesaikan masalah ini adalah pertukaran. Secara prinsip, kelanjutan agresi tidak diperkenankan adanya pembebasan tawanan sama sekali. Lebih lagi, terdapat kemungkinan untuk membebaskan tawanan melalui operasi militer secara langsung. Oleh karena itu, jika musuh dan rakyatnya ingin tawanan mereka hidup, maka tidak ada pilihan lagi selain menghentikan agresi dan masuk jalur negoisasi lewat mediator.

Ini adalah sikap yang tetap dan tidak dapat tergantikan, kecuali (kalau mereka ingin) terus berjatuhan korban yang tewas, akibat tembakan tantara mereka sendiri yang arogan dan karena Keputusan pemimipin politik mereka yanwaag lari dari kenyataan sebenarnya dan tidak mau mengakuinya.

Salam Hormat kepada Semua yang membantu Palestina

Ketiga, kami menyampaikan hormat kepada rakyat bangsa kami di tepi Barat dan wilayah pendudukan Al-Quds, yang menjadi sasaran serangan Nazi yang menunjukkan kebohongan dan kriminalitas musuh. Baik rakyat kami berperang dan memiliki senjata ataupun tidak bersenjata yang hanya melawan dengan senapan, batu dan belati.

Maka, wahai putra-putra bangsa kami, ambillah Al-Quran dengan penuh kekuatan. Dan jadilah  saksi dengan senjata kalian untuk mempertahankan martabat kalian, muqaddas kalian, kampung halaman kalian, rumah kalian dan kehormatan kalian.

Kami juga menyampaikan salam kepada pejuang umat kita yang berhasil membingungkan musuh dan menghancurkan mereka secara miiter, ekonomi, moral dan keamanan, terutama di dua garis front terdepan; Yaman dan Lebanon yang keduanya berhasil membuat penjajah meminta kepada para pemimpin mereka untuk mencari perlindungan dan takut akan datangnya kekuatan yang (adha) lebih dahsyat dan (amarr) pahit dengan kekuatan Allah dan perintah-Nya.

Sebagai penutup, Kami memuji putra bangsa kami yang hebat dan sabar, yang sedang memikul beban seberat gunung dalam menghadapi bencana (akibat perbuatan) Nazi-Zionis ini. Namun mereka tetap tegak berdiri dan sabar membela tanah air mereka. Kami sampaikan salam hormat pula kepada semua Mujahidin dan siapapun yang melakukan perlawanan di medan pertempuran yang perjuangan mereka berhasil mengagumkan musuh dan kawan dengan keteguhan, keberanian dan kepahlawanan mereka.

Sungguh kami senantiasa yakin kepada Allah, karena kesabaran dan keteguhan ini tidak akan sia-sia dalam timbangan amalan di hadapan Allah. Hasil perjuangan ini akan menjadi baik, kemenangan dan kehormatan dan akan menjadi permulaan (Mukaddimah) untuk kemenangan yang besar dengan pertolongan Allah dan kekuatan-Nya.

وَٱللَّهُ غَالِبٌ عَلَىٰۤ أَمۡرِهِۦ وَلَـٰكِنَّ أَكۡثَرَ ٱلنَّاسِ لَا یَعۡلَمُونَ

Artinya:

Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengerti. (QS. Yusuf 21)

Sesungguhnya jihad itu kemenangan atau mati syahid

Wassalamu Alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh

Thofanul Aqsha, 21 Desember 2023

Abu Ubaidah

Jubir Brigade Al-Qassam

Tinggalkan komentar